Asam Urat

Tubuh kita memproduksi asam urat dalam tubuh sebagai hasil samping metabolisme purin. dan asam urat yang terbentuk dalam darah akan dibuang melalui urin, sehingga dalam kondisi normal asam urat bisa ditemukan di urin maupun darah. Namun apabila jumlahnya sangat berlebihan, maka tubuh kesulitan mengatur system pembuangannya, sehingga kristal-kristal asam urat bisa menumpuk di dalam persendian, dan kondisi inilah yang disebut sebagai gouty arthritis, atau gangguan asam urat. Karena bentuk kristalnya yang tajam-tajam seperti jarum, maka penumpukan kristal-kristal asam urat seringkali menimbulkan nyeri yang amat sangat pada sendi. 

Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu.
Asam urat bisa dideteksi melalui pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan cairan sendi, dan juga radiology. Melalui pemeriksaan laboratorium, kadar asam urat dalam darah dan urin akan diperiksa. Seseorang dikatakan menderita asam urat jika pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar asam urat dalam darah di atas 7 mg/dl untuk pria dan 6 mg/dl untuk wanita. Sedangkan dalam urin jika lebih dari 750 – 1000 mg/24 jam dengan diet biasa, maka sudah bisa dikategorikan sebagai asam urat. Pemeriksaan cairan sendi dilakukan untuk melihat adanya kristal urat atau monosodium urate (kristal MSU) dalam cairan sendi. Sedangkan pemeriksaan radiology digunakan untuk melihat proses yang terjadi dalam sendi dan tulang untuk melihat proses pengapuran dalam benjolan-benjolan yang terjadi akibat penumpukan kristal asam urat di sendi dan otot.

Pencetus utama tingginya asam urat adalah pola makan yang tidak tepat. Purin sebagai salah satu bagian dari protein, banyak terdapat dalam sumber-sumber protein seperti daging dan jeroan, sehingga pola makan yang tidak seimbang dengan jumlah protein yang sangat tinggi dalam kurun waktu yang panjang bisa mencetus terbentuknya penumpukan asam urat. Alkohol berlebih juga disebut-sebut sebagai salah satu pencetusnya. Sumber purin lainnya yang harus dicermati terutama bagi penderita asam urat adalah :
  • Makanan kalengan seperti kornet, sarden, dan ekstrak daging
  • Makanan laut seperti udang, kerang dan kepiting
  • Jeroan seperti hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru dan otak
  • Kacang-kacangan kering beserta olahannya, seperti kacang tanah, kacang hijau, kacang kedelai, tempe , tauco, taoge, oncom dan susu kedelai
  • Melinjo dan produk-produk olahannya, seperti emping dan kue melinjo
  • Minuman beralkohol dan berbagai minuman hasil fermentasi
  • Keju, susu dan telur
  • Kaldu kental
  • Buah-buahan seperti durian, avokat, nenas dan air kelapa
  • Sayuran seperti daun bayam, daun singkong, daun jambu mete, kangkung, asparagus, buncis dan brokoli.
Mengetahui jenis-jenis penyakit pencetus asam urat, bukan berarti Anda harus menghindari makanan-makanan tersebut sama sekali, namun yang terpenting adalah mengendalikan jumlahnya dalam pola makan Anda, terutama jika Anda adalah penderita asam urat.
Selain itu, beberapa gangguan tubuh yang tidak diobati dengan baik juga bisa menjadi pencetus terjadinya penumpukan asam urat, misalnya tekanan darah tinggi (hipertensi), diabetes mellitus, tingginya kadar lemak dan kolesterol serta arteriosklerosis yang tidak diobati dengan baik, bisa mendorong terjadinya kerusakan pada ginjal. Jika kerja ginjal mengalami gangguan, maka ginjal tidak bisa bekerja normal menyaring zat-zat buangan dari dalam darah, termasuk juga asam urat.

Untuk mengatasi asam urat adalah dengan memperbaiki pola hidup kita. Pola hidup saat ini yang kurang sehat adalah penyebab utama asam urat seperti jarang berolah raga, terlalu banyak mengkomsumsi makanan yang mengandung purin dan sering minum-minuman berhalkohol. Untuk itu tidak ada salahnya mulai sekarang kita memperbaiki pola hidup kita demi kesehatan kita sendiri “ingat sehat itu mahal“ itulah istilah yang sering digunakan agar selalu menjaga tubuh  tetap sehat.

*Dinukil dari berbagai sumber
 

Tips Atasi Asam Urat dengan Propolis

Penyembuhan:

Campurkan 5-7 tetes propolis dengan seperempat gelas air hangat, diminum  1 jam sebelum makan. Ulangi 3 - 4 kali sehari, insaalloh asam urat beres.

Pencegahan:
Campurkan 3-5 tetes propolis dengan seperempat gelas air hangat, diminum  1 jam sebelum makan. Lakukan ini minimal sekali sehari (sangat baik diminum menjelang tidur), insaalloh terhindar dari asam urat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar