Dehidrasi adalah keadaan tubuh kekurangan cairan. Dehidrasi dapat terjadi karena tubuh tidak mendapatkan cairan yang cukup (contoh: mogok makan dan minum) atau karena tubuh kehilangan cairan berlebihan (contoh: diare, muntah). Diare dan muntah merupakan penyebab dehidrasi paling sering pada anak.Dehidrasi dapat bersifat ringan hingga berat. Dehidrasi berat, khususnya pada anak, merupakan keadaan gawat darurat dan dapat mengancam nyawa.
Tanda-Tanda Dehidrasi
Dehidrasi ringan hingga sedang:
- Mulut kering
- Sedikit atau tidak ada air mata ketika menangis
- Bayi rewel
- Kurang dari empat popok basah per hari pada bayi (lebih dari 4 sampai 6 jam tanpa popok basah pada bayi di bawah usia 6 bulan)
- Tidak buang air kecil selama 6 sampai 8 jam pada anak-anak
- Ubun-ubun pada kepala bayi yang terlihat lebih datar dari biasanya atau agak cekung
- Mulut sangat kering (terlihat “lengket” di dalam)
- Kulit Kering, keriput, atau kulit pucat (terutama pada perut dan lengan atas dan kaki)
- Tidak aktif atau penurunan kesadaran
- Lemah
- Mata cekung
- Ubun-ubun cekung pada bayi
- Tidur terus-menerus
- Bernapas dalam dan cepat
- Tidak buang air kecil lebih dari 6 sampai 8 jam pada bayi
- Tidak buang air kecil selama lebih dari 8 sampai 10 jam pada anak-anak
- Nadi cepat atau lemah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar